Sa’i antara Shafa dan Marwah dilakukan sebanyak tujuh kali, dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwah. Ibadah ini merupakan perintah Allah sebagai bentuk penghormatan terhadap kesabaran, usaha, dan tawakal Siti Hajar dalam menghadapi ujian di tengah padang pasir yang gersang.
Marwah mengajarkan bahwa pertolongan Allah datang setelah usaha yang sungguh-sungguh. Siti Hajar tidak hanya berdoa dan menunggu, tetapi juga berikhtiar dengan penuh keyakinan, hingga akhirnya Allah mengaruniakan air Zamzam.
Keberadaan Marwah menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar yang dilakukan dengan iman dan kesabaran tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah.